Friday, July 08, 2016

Ngehitz=Orang Gila ?



Kali ini pekiranku sedang berpikir tentang fenomena ngehitz, dengan ramainya pengguna smartphone maka makin  ramai juga media sosial. Sekrang banyak orang terkenal melalui media sosial namun banyak juga orang yang rela melakukan hal yang salah untuk menjadi orang ngehitz.
Lalu menurut gw orang yang ngehitz dengan melakukan hal(sikap atau norma prilaku) yang salah itu sama dengan orang gila. Iya orang gila, knapa orang gila? Ok. Gw jelasin.
Orang gila. zaman dulu tanpa disadari mereka menjadi tontonan, melakukannya dengan tanpa kesadaran dan memang terganggu kesadaraannya Lalu apa bedanya dengan orang gila zaman modern(orang ngehitz)?
Orang gila zaman modern(orang ngehitz) melakukan kegilaan dengan sadar untuk menjadi tontonan, zaman sekarang banyak orang yang ingin menjadi hitz (tontonan), namun segala cara dilakukan hanya untuk menjadi hitz (tontonan), hal yang tak lazim pun bahkan dilakukan untuk mencari perhatian orang lain (dilakukan dengan sadar diri). Otak yang waras dibuat seolah-olah tidak waras tanpa pernah mempedulikan resiko. Untuk ngehitz(menjadi orang gila) mereka melupakan kesadarannya, bahkan kesadaraanya tak diperlukan lagi.
Miris memang dikala orang yang terganggu kesadaraanya telah direhabilitasi dan memeliki tempatnya sendiri sehingga tak menjadi tontonan orang namun malah banyak orang yang kesadaraanya tidak terganggu berama-ramai menghilangkan kesadarannya untuk menjadi tontonan.
Yaps sperti itulah pemikiranku tentang ngehitz itu sma dengan orang gila. So, jadilah generasi penerus bangsa yang berguna bukan jadi penerus bangsa yang ngehitz. Bergunalah maka kamu akan membangunkan Indonesia ke atas dunia tapi janganlah ngehitz karena kamu akan membangunkan bangsa alay ke atas bumi pertiwi ini. Wassalammualaikum wr wb

Sunday, July 03, 2016

Pesan seorang GURU untuk zaman modern.

Salam pendidik buat tmn tmn guru yg istimewa dan luarbiasa. Saya seorang guru karbitan yg baru kemarin sore mjd
Pendidik hanya ingin menyampaikan aspirasi melalui tulisan.
Sudah cukup kekisruhan yg ada di dunia pendidikan ini, guru,orangtua,siswa bukankah seharusnya kita bekerjasama untuk meningkatkan pendidikan bukan malah saling menyalahkan dan melaporkan. Jika dunia pendidikan kita trs spt ini maka akan mudah dijajah olh negara lain, penjajahan modern.
1.buat kawan kawan guru yg luarbiasa kita sekarang hidup dizaman modern dan generasi yg kita hadapi tentuny jg memiliki karakter yg berbeda dr generasi thn 80 atau 90 an, sudah seharusnya kita dituntut utk mjd lbh kreatif dlm menghadapi permasalahan yg ada di sekolah. Kita memang harus tegas but no fisik berlebihan.
2. Anak anak sayang generasi muda yg istimewa, kami guru tdk minta dihormati dan dipuja karena kami bukan raja atau presiden. Kami guru cuma ingin didengar ktk memberikan ilmu. Kalianlah yg menentukan masa depan kalian sendiri bkn guru, orang tua,bahkan tteman. So be smart dlm menghapi sesuatu nak. :)
3. Buat orangtua kami guru hanya mampu mengawasi putra putri anda selama 9 jam krn bkn cuma pendidikan formal saja yg penting justru yg plng penting adalah pendidikan dasar anak di keluarga. Kami tahu orang tua sibuk kerja mencari uang utk anak anaknya tp bknkah anak anak itu harga berharga orang tua yg harua dijaga dan dilindungi. Maka bersyukurlah kalian yg pny orangtua cerewet brti tandanya mrka msh menjaga dan memperhatikan kalian nak bkn malah membenci mereka.
Semangat maju terus pendidikam Indonesia!!

created by dias rahmasari
konco PPL

Euro 2016 terlalu defensiv?



Euro 2016 ini sedkit unik, dengan aturan baru ini jumlah peserta euro menjadi 24 timnas. Untuk regulasi kelolosanpun semakin rumit untuk menentukan lawan selanjutnya. Hal ini terjadi karena posisi ketiga terbaik masih berhaik lolos ke putaran selanjutnya. Hal yang kurang membut euro 2016 kurang  greget dan kurang panas terlalu banyaknya Unggulan yang berada di Pot kanan. Dalam artian terlalu dini Final atau tidak akan terjadi fnal ideal yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepak bola. Tentu hal ini menjad peluang bag tim-tim kecil yang juga ingin meraih juara euro untuk pertama kalinya.
Namun dari perhelatan euro 2016 ini. Gw merhatiin nih terlalu banyaknya pertandngan yang harus diseleseaikan melalui babak extra time bahkan sampai ke adu tendangan pinalti. Hal ini menunjukan bahwa para peserta di euro kali ini lebih mementingkan pertahanan mereka yang penting aman dan menang.contohnya ada beberapa tim seperti islandia, portugal atau slovakia. Hal ini menurut gw akan terjadi tren kembalinya sepak bola yang lebih mementingkan hasil daripada permainan indah yang sering terlihat. Contohnya spanyol dengan tiki-taka-nya atau belanda dengan total footballnya yang bahkan tidak lolos ke fase grup euro 2016 kali ini.
Tapi terlepas dari itu semua euro tetaplah euro yang merupakan turnmen sepak bola yang megah dan menyimpan banyak kejutan. Nah, mari kita tunggu guys kejutan apa yang akan terjadi pad perhelatan euro 2016 kali ini akan kah ada juara baru dalam euro 2016 kali ini?
Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Munchen Pondasi Utama Permainan Jerman



Germany verus Italia jika diibaratkan duel club ini adalah duel munchen versus juventus. Hal yang wajar bila disebut duel munchen versus juventus karena pemain-pemain masing – masing timnas banyak yang diambil dari kedua club tersebut.
Pada postingan sebelumnya gw udah ngebahas susunan dari tim italia yang bermaterikan pemain yang pernah dan juga mash membela juventus. Nah pada kali ini gw mau ngebahas formasi dan susunan pemain germany yang berimaterikan pemain Munchen.
Formasi 3-5-2
Penjaga gawang : manuel neuer
Neuer merupakan salah satu kiper terbaik didunia di era sepak bola modern. Saat ini neuer masih aktif sebagai penjaga gawang dari bayern munchen. Bersama munchen neuer berhasil mempersembahkan gelar liga pada musim 2015-2016.
Trio Defender : Emre Can-Hummels-Boateng
Emre can saat ini terkat kontrak dengan liverpool namun ternyata can juga pernah membela munchen pada tahun 2009. Sedangkan hummels baru saja bergabung kembali dengan munchen, hummels resmi akan membela munchen pada musim 2016-2017. Kemudian boateng, boateng saat ini merupakan pilihan utama dijantung pertahanan munchen.
Duo Defence Midfielder : Swainstaiger-Kroos
Dua pemain ini pernah saling bahu membahu pada tahun kejayaan munchen meraih treable winner eropa pada musim 2012-2013.
Trio Attacking Midfielder : Kimmich-Muller-Gotze
Trio ini masih aktif sebagai pemain munchen bahkan pada era pelath pep guardiola pemain ini sering sekali mengisi strating line up yang diturunkan muchen dlam mengarungi kompetisi liga.
Duo Striker : Gomez-Podolski
Duo striker ini pernah bermain untuk munchen. Podolski bermain pada musm 2007-2008 sedangkan mario gomez bermain pada kurun waktu 2009-2013.
Nah, segitu saja ulasan gw ya bro, kalau ada yang mau ditambahkan silahkan kasih masukan ke kolom komentar.
Arigatou, sampai ketemu dipikiranku selanjutnya wasalamualaikum wr wb

Thursday, June 30, 2016

CINTA MESSI UNTUK ARGENTINA



Info hot yang sedang tranding topik diberbagai media sepak bola tentang pernyataan Lionel Messi yang akan pensiun dari Timnas Argentina setelah Kalah dari Chile di Copa America 2016
Menurut saya wajar jika Messi merasa kecewa, harapan dan beban yang dipegang Messi terlalu berat seakan-akan Messi-lah yang harus membawa Argentina juara bukan yang lainnya.
Harapan dari publik Argentina sendiri sangat berharap kepada Messi yang sebelumnya hampir membawa Argentina juara di dua ajang berbeda yaitu piala dunia 2014 dan copa america 2015 dengan status pemain terbaik dunia 5 kali Messi akhrnya tak sanggup membawa beban yang terlalu berat apalagi rekan setim Messi seakan-akan  membiarkan Messi bermain sendiri berbeda ketika Messi bermain untuk barcelona rekan setimnya seakan-akan siap menerima umpan Messi dan siap membantu dan medukung Messi.
Cacian dan makian justru yang didapat oleh Messi ketika dirinya sukses membawa Argentina mencapa runner-up dalam 3 ajang internasionalnya secara berturut-turut. Ingat Bukan sesuatu yang mudah untuk mencapai final apalagi untuk berada dipuncak ! ya Messi telah memberikan segalanya yang dia mampu untuk Argentina
Apa yang dilakukan oleh publik Argentina seharusnya berterimakasih setidaknya memberikan respect dan dukung kepada Messi bukan malah mencaci dan memaki. Ingat Messi menolak tawaran timnas spanyol hanya untuk membela Argentina apa yang diberikan spanyol ke Messi jauh lebh banyak daripada yang diberikan oleh negeri kelahirannya sendiri. Messi tumbuh dan berkembang sampai menjadi pemain besar karena spanyol bahkan bila saja dulu Messi memilih spanyol bukan tidak mungkin Messi sudah mencicipi semua gelar juara di tingkat internasional. Namun cinta Messi ke Argentina masih sangat terlalu besar lalu masihkan anda mempertanyakan apa yang mesih berikan pada Argentina?
RESPECT MESSI
Engkau Tetap Yang Terbaik di Dunia

TIMNAS ITALIA JIWA JUVENTUS



Euro 2016, sebuah ajang memperebutkan piala bergengsi di benua Eropa untuk cabang olahraga sepakbola. Kejuaraan yang sedang berlangsung ini telah mencapai fase knock out. Beberapa tim–tim unggulan berhasil lolos dari fase grup Euro 2016 ini. Salah satunya Timnas Italia
Did you know?ada yg unik nih dari tim italia
Keunikan tim Italia terdapat banyaknya pemain yang pernah dan masih berseragam Juventus. Bisa dilihat tuh bahkan dari pelatihnya aja mantan pemain dan pelatih Juventus. Oke langsung aja gue ulas satu per satu aja yaaa guys berikut susunan formasi timnas Italia rasa Juventus
Formasi 4-3-3
Kenapa 4-3-3?
Formasi 4-3-3 dan 3-5-2 merupakan formasi favorit Conte meskipun saat aktif sebagai pemain conte adalah seorang bek namun dalam meracik strategi conte sangat menikmati permainan menyerang.
Pelatih : Antonia Conte
Pria 46 tahun ini merupakan mantan bek tangguh bagi timnas italia. Karier sebagai pesepakbola dihabiskan untuk 2 tim asal italia lecce dan juventus. Sebagai pelatih conte berhasil membawa Juventus 3 kali menjuarai serie A secara beruntun.
Kiper : Gianluigi Buffon
Kiper Legend yang sudah berpengalam ini sampai saat ini masih aktif bermain untuk Juventus. Karier terbaik buffon yaitu mengantarkan timnas italia juara piala dunia 2006.
Center  Defender : Leonardo Bonucci
Center Defender : Andrea Barzagli
Left Fullback : Georgio Chelini
Bek tangguh milik juventus ini disebut-sebut merupakan bek terbaik di italia bersama rekan setimnya. Jika di Real Madrid ada Trio Striker BBC (Benzema, Bale, Cristiano) di Juventus ada Trio Bek BBC (Bonucci, Barzagli, Chelinni). Selain itu ketiganya juga masih aktif bermain untuk Juventus pada musim ini.
Right Fullback : Angelo Ogbonna
Bek tangguh milik West Ham  ini merupakan pelapis dari Trio BBC yang dimiliki Juventus pada musim 2014-2015. Meskipun hanya sebagai pelapis Ogbonna tidak kalah tangguh dengan para seniornya di Juventus. Ogbonna digadang-gadang akan menjadi pemain utama musim depan dengan santernya kabar kepindahan bonucci ke chelsea
Central Midfelder : Stefano Sturaro
Central Midfelder : Claudio Marchisio
Duo kreator yang dimliki Juventus ini menjamin keseimbangan dalam menyerang dan bertahan
Central Midfelder : Antonio Candreva
Playmaker milik Lazio ini ternyata pernah bermain untuk juventus ketika masih muda. Candreva dipinjamkan ke juventus selama 6 bulan saja ketika masih terkat kontrak dengan livorno
Right Striker : Ciro Immobile
Striker yang sedang naik daun ini merupakan didikan asli primavera juventus seblum akhirnya pindah dan sukses bersama berbagai club. Saat ini immobille aktif bersama sevilla dan membawa sevilla juara europa cup 2016
Left Striker : Emanuel Giaccherini
Lebih tepat disebut winger dari pada sebagai seorang sriker. Kemampuannya dalam menyisir sisi lapangan sudah tidak diaragukan lagi sebelumnya giaccherini pernah berseragam juventus ketika musim 2011-2012
Striker : Simone Zaza
Striker ini tinggi dan memiliki canon ball yang sangat keras. Zaza saat ini masih terikat kontrak dengan juventus. Duetnya bersama paulo dybala sukses mengantarkan juvntus juara seria A 2016
Diyakini para pemain juventus merupakan pemain yang akan memberikan DNA juara pada pemain-pemain lainnya. Mental juara inilah yang diaharapkan mengantarkan Italia Juara EURO 2016 France kali ini. Sekian ulasan tentang PIKIRANKU mengenai TIMNAS ITALIA JIWA JUVENTUS